الدّرْسٌ الْحَادِى عَشَر
*جَزَاءُ الصّدق*
ذَهَبَ
فَلاَّحُ إِلَى جَارٍ لَهُ غَنِيٍّ مُوْلِعٍ بِااصَّيْدِ , وَ شَكاَ إِلَيْهِ مَا أَصَابَ الْقَمحَ فِى حَقْلِهِ
مِنَ التَّلَفِ, بِسَبَبِ كَثْرَةِ دُخُوْلِ كِلاَبِه فِيْهِ " , فَقَالَ
الْجَارُ :" حَقِيْقَةً يَا صَاحِبِىْ , كَثِيْرًا ماَ نَزَلَتْ كِلاَبِى فِى
حَقْلِكَ , وَرُبَّمَا سَبَّبَتْ شَيْئًا مِنَ التَّلَفِ , وَ أَنَا مُسْتَعدٌّ
لِتَعْوِيْضِ خَسَارَتِكَ "فَقَالَ الْفَلاَّحُ". لَمَّا رَأَيْتُ مَا
حَلَّ بِأَرْضِيْ مِنَ التَّلَفِ , دَعَوْتُ صَدِيْقًالِى لِتَقْدِيْرِ الْخسَارَةِ
, وَ نَرَى أَنَّهَا تَبْلُغُ ثَلاَثِيْن
جَنِيْهاً " . فَقَدّمَ إِلَيْهِ السَّرِيُّ مَا طَلَبَ مِنَ الْعَوْضِ .
وَلَمَّا جَاءَ وَقْتُ الْحَصَدِ , وَجَد الْفَلاَّحُ أَنَّ الْجُزْءَ الَّذِيْ
ظَنَّهُ تَالِفًا أَتَى بِأَحْسَنٍ حَاصِلٍ . فَذَهَبَ إِلَى السّرِيِّ ,
وَأَعْلَمَهُ بِحَقِيْقَةِ الْحاَلِ , وَ قَالَ : إِنَّهُ قَدْ أَتَى لِرَدِّالْمَبْلَغِ,
لِأَنَّهُ لآ يَرَى لِنَفْسِهِ حَقًّاً فِيْهِ .
فَقَالَ
السّرِيُّ : "هَذَا مَا يَنْبَغِيْ بَيْنَ الرَّجُلِ وَالرَّجُلِ ". ثُمَّ
ذَهَبَ إِلَى حُجْرَةٍ أُخْرَى , وَعَادَ وَ مَعَهُ خَمْسَةُ أَمْثَالِ الْمَبْلَغِ
, وَقَدَّمَهُ إِلَى الْفَلاَّحِ قَائِلاً : " إِدَّخِرْ هَذَا الْمَبْلَغَ ,
حَتَّى يَصِيْرَ عُمْرُ إِبْنِكَ إِحْدَى وَعِشْرِيْنَ سَنَةً : وَإِذْ ذَاكَ سَلِّمْهُ
إِلَيْهِ , وَقُصُّ عَلَيْهِ قِصَّهُ.
* الْمُفْرَدَاتُ *
:المولع gemar pengembalian:الرد
الحق : ladang menabung:ادخر
كلاب ج كلب
الخسارة : kerugian
الحاصل : hasil/panen
المبلغ :banyaknya uang
القمح : gandum
التلف : kerusakan
العو ض : pengganti
جنيها : nama
mata uang
و قت الحصد: Waktu panen
Bab ke sepuluh
*Balasan dari sebuah
kejujuran*
Seorang petani pergi ke tetangganya yang gemar berburu. Si petani
melaporkan kepada tetangganya itu perihal kerusakan di ladang gandumnya. Yang disebabkan
seringnya anjing yang masuk ke dalam ladang. Maka si tetangga yang kaya itu
berkata: “Sebenarnya kawan , anjingku sering masuk ke dalam ladang mu, dan
mungkin itu lah yang menyebabkan ladangmu menjadi rusak, Saya siap mengganti
kerugianmu. Maka si petani berkata: “Sewaktu aku melihat kerusakan di tanahku
itu, Aku memanggil temanku untuk menghitung kerugiannya. Dan kami memperkirakan
kerugiannya sampai tiga puluh pon”. Maka si orang kaya tersebut membayarnya
sesuai ganti yang dimintanya.
Ketika tiba waktu panen. Si petani mendapatkan untung kerusakan yang diperkirakannya itu ternyata mendapatkan
hasil yang bagus. Maka si petani pun pergi ke tempat orang kaya tersebut. Dia
memberitahukan keadaan yang sebenarnya, si petani berkata: Sesungguhnya ia
ingin mengembalikan uang yang di beri. Karena ia berfikir itu bukan lah hak
nya.
Si orang kaya berkata: “Ini lah yang seharusnya dilakukan di antara
satu sama lain”. kemudian si orang kaya tersebut masuk ke kamar, dan kemudian
keluar dengan membawa uang 5x lipat yang
diberikan sebelumnya, si orang kaya memberikannya kepada si petani tersebut
sambil berkata: “Simpan lah uang ini, sampai
anakmu berusia 21 tahun. Dan disaat itu berikanlah ini kepada anakmu .
Dan kisahkan lah cerita ini kepadanya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar